Selasa, 19 November 2019

TEMA 5 SUBTEMA 2 PB 5

MATERI AJAR HARI RABU, 20 NOVEMBER 2019
TEMA 5           : EKOSISTEM
SUBTEMA 2   :  Hubungan antar Makhluk Hidup dalam Ekosistem
PB                    :
Hari ini kita akan belajar:
  • Membuat tabel hubungan khas yang terjadi antarmakhluk hidup yang berbeda.
  • Membuat teks nonfiksi tentang simbiosis dalam sebuah ekosistem.
  • Memperagakan gerak tari daerah Turuk Langgai.

Ayo Mengamati

Perhatikanlah gambar jenis ekosistem darat berikut.

kelas 5 tema 5

kelas 5 tema 5
Dapatkah kamu menemutunjukkan hewan-hewan khas yang tinggal pada tiap-tiap ekosistem tersebut? Tahukah kamu persamaan dan perbedaan antara jenis satu ekosistem dengan ekosistem lain? Bersama dengan teman sebangkumu, carilah informasi untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Dapatkah kamu membayangkan bagaimana sejumlah hewan dan tumbuhan hidup bersama di ekosistem tersebut? Apakah mereka saling bergantung satu dengan yang lain? Mengapa mereka harus saling bergantung? Bagaimana dengan pengaruh komponen tak hidup pada tiap ekosistem? Apakah hewan dan tumbuhan bergantung juga kepada komponen tak hidup? Bagaimana dengan manusia? Bagaimana kebergantungan manusia terhadap ekosistem tersebut?
Bacalah dengan saksama bacaan berikut ini.

Ayo Membaca

Semua makhluk hidup memiliki kebergantungan yang saling mengisi antara yang satu dengan yang lainnya. Manusia memerlukan tumbuhan dan hewan, tumbuhan dan hewan juga memerlukan manusia. Demikian juga hewan. Makhluk hidup juga membutuhkan tanah, udara, air, dan matahari untuk mendukung kehidupannya. Di sekeliling kita, dijumpai banyak bentuk saling kebergantungan antara manusia, hewan, dan tumbuhan, juga dengan komponen tak hidup lain.
Di dunia, terdapat berbagai jenis ekosistem, baik ekosistem air maupun ekosistem darat. Di dalam ekosistem, terjadi interaksi atau hubungan yang saling membutuhkan antarmakhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan komponen tak hidup.
Perhatikan gambar rantai makanan di bawah ini.

kelas 5 tema 5
Pada rantai makanan terjadi proses memakan dan dimakan oleh berbagai makhluk hidup yang ada pada sebuah ekosistem. Pada gambar di atas, terlihat tumbuhan hijau menghasilkan makanan yang akan dikonsumsi oleh hewan konsumen tingkat pertama. Lalu, hewan konsumen tingkat pertama dimakan oleh hewan konsumen tingkat kedua. Begitu seterusnya hingga hewan tingkat tertinggi mati dan diuraikan oleh pengurai.
Selain kebergantungan makhluk hidup melalui rantai makanan, banyak makhluk hidup lain yang berhubungan dengan cara yang khas. Hubungan dua makhluk yang berbeda dan sangat erat kaitannya disebut simbiosis. Terdapat tiga jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme.
Perhatikan bagan di berikut ini sebagai penjelasan terhadap jenis simbiosis tersebut.
kelas 5 tema 5
Ayo Berkreasi
Sekarang, buatlah sebuah pamflet tentang simbiosis. Pastikan penjelasan mengenai simbiosis dalam pamflet harus dapat dimengerti oleh pembacanya. Perhatikan petunjuk pengerjaan pamflet berikut.
Kumpulkan semua informasi yang kamu perlukan untuk pamfletmu:
• Definisi dari tiap-tiap jenis simbiosis.
• Cari contoh dari tiap-tiap jenis simbiosis dan penjelasannya
• Gambar dari contoh tiap-tiap jenis simbiosis
• Perhatikan salah satu pamflet berikut.
kelas 5 tema 5
• Pamflet adalah tulisan yang dapat disertai dengan gambar atau tidak yang dicantumkan pada selembar kertas di satu permukaan atau pada kedua permukaan.
• Jika dilipat atau dipotong setengah, sepertiga, atau bahkan seperempatnya, akan terlihat lebih kecil (dapat juga disebut selebaran).
Berikut ini salah satu pamflet mengenai hubungan makhluk hidup dalam ekosistem.
kelas 5 tema 5
Ayo Menulis
Hubungan lebah dan bunga merupakan contoh simbiosis mutualisme. Pada hubungan tersebut, baik lebah maupun bunga, sama-sama memperoleh keuntungan. Bunga menghasilkan madu yang merupakan makanan lebah. Lebah membantu proses penyerbukan pada tumbuhan. Pada saat lebah mengisap madu, kaki-kakinya menyentuh serbuk sari. Serbuk sari yang menempel pada kaki lebah akan terbawa oleh lebah yang masih berkelana dari satu bunga ke bunga yang lain. Saat kaki lebah yang ditempeli oleh serbuk sari tersebut menempel pada putik bunga lain, terjadilah penyerbukan yang kelak akan terjadi proses pembuahan.
Sepenggal tulisan di atas merupakan bagian dari teks nonfiksi tentang simbiosis mutualisme yang dapat kita temukan dalam sebuah ekosistem. Buatlah sebuah teks nonfiksi mengenai salah satu simbiosis yang telah kalian pelajari sebelumnya. Sebagaimana yang telah kita pelajari sebelumnya, simbiosis terdiri atas simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Pilihlah salah satu bentuk simbiosis dan makhluk hidup yang melakukan. Tuliskan teks tersebut di selembar kertas A4 dengan rapi. Perhatikan penggunaan ejaan dan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Simbiosis Mutualisme Petani dan Burung Hantu

Hubungan timbal balik yang terjadi pada simbiosi mutualisme adalah saling menguntungkan. Timbal balik antar individu yang termasuk jenis simbiosis mutualisme terjadi pada dua individu yang sama-sama mendapatkan untung. Sesuai dengan namanya, mutualisme, masing-masing individu akan mendapatkan mutu (untung).

Salah satu contoh simbiosis mutualisme adalah hubungan antara petani dan burung hantu. Petani menanam padi di sawah untuk mendapatkan gabah sebagai bahan makanan. Namun sebelum panen tiba biasanya tanaman padi diganggu oleh hama tikus sehingga hasil panen berkurang. Para petani merasa kerepotan dalam memberantas tikus dan hasil panen menurun.

Para petani memanfaatkan predator alami hama tikus yaitu burung hantu. Penggunaan burung hantu sebagai pemberantas alami hama tikus itu sudah diterapkan oleh petani di beberapa daerah.. Keberadaan burung hantu di sekitar ladang petani dapat mengurangi populasi tikus. Burung hantu mendapat untuk berupa makanan. Sedangkan petani diuntungkan karenanya berkurangnya hama tikus yang dapat merusak tanaman padi.
Beni: “Alam memang luar biasa, ya, Lan. Bayangkan saja di alam terdapat bermacam-macam interaksi antarmakhluk hidup yang terdapat di alam.”
Lani: “Betul, Ben. Demikian luar biasanya alam ini, tak jarang manusia menjadikan alam sebagai sumber inspirasi dalam sebuah karya seni, misalnya tarian.”
Beni: “Kebanyakan tarian tradisional kita memang mengambil alam sebagai sumber inspirasinya. Aku menemukan artikel tentang satu tarian yang berasal dari Mentawai, Sumatra Barat. Menarik sekali untuk disimak. Kita baca, yuk!”

Ayo Membaca

Alam dalam Tarian

Alam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Suku Mentawai yang tinggal di Pulau Nias, Sumatra Utara. Selain menjadi sumber kehidupan, alam memberikan inspirasi seni. Alam sebagai inspirasi seni dapat dilihat dari tarian tradisional mereka yang diberi nama Turuk Langgai. Dalam tarian ini, penari menirukan aneka gerak hewan seperti unggas, kelinci, dan monyet. Tarian ini biasanya ditarikan sebagai penutupan prosesi pengobatan yang dilakukan oleh ahli pengobatan tradisional Suku Mentawai. Tujuan tarian ini adalah memberikan penghiburan kepada si sakit agar segera sembuh.
Tarian ini ditarikan oleh beberapa Sikerei. Seorang ahli pengobatan yang memimpin upacara ini. Sikerei mengenakan hiasan kepala berupa manik-manik dan bulu unggas dan memegang dedaunan. Beberapa dedaunan diselipkan di bagian belakang tubuhnya menyerupai ekor. Dengan diiringi tuddukat, gendang tradisional, Sikerei lalu berjingkat-jingkat sambil membungkukkan badan. Kepalanya menengadah ke atas sambil mengepakkan daun di tangan. Kakinya menghentak papan lantai menghasilkan suara ritmis yang teratur. Keduanya berputar-putar berkeliling, terkadang saling mengejar atau berjajar berhadapan. Lengkingan keluar dari mulut Sikerei. Dalam temaram lampu petromak, bayangan para Sikerei yang menari jatuh di dinding, tampak hidup seperti dua ekor burung menari di alam bebas.
Usai menarikan gerakan unggas, Sikerei kemudian memulai gerakan yang lain. Ia melompat tinggi dan terlihat lincah bagaikan seekor kelinci. Tangkai daun yang awalnya dijadikan sebagai sayap, dinaikkan sejajar dengan telinga. Gerakannya pun terlihat menarik bagaikan seekor kelinci yang berlari menghindari kejaran pemangsa.
Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut.

1. Menjawab pertanyaan
a. Sebutkan properti tari yang dipergunakan dalam Tari Turuk Langgai!
Properti tari yang digunakan adalah daun-daunan.
b. Apakah tujuan dari tarian Turuk Langgai?
Tujuan tarian ini adalah memberikan penghiburan kepada si sakit agar segera sembuh.
c. Sebutkan gerakan-gerakan yang terdapat dalam tarian Turuk Langgai!
Sikerei berjingkat-jingkat sambil membungkukkan badan. Kepalanya menengadah ke atas sambil mengepakkan daun di tangan. Kakinya menghentak papan lantai menghasilkan suara ritmis yang teratur. Keduanya berputar-putar berkeliling, terkadang saling mengejar atau berjajar berhadapan.
2. Cobalah untuk memperagakan gerakan tari Turuk Langgai seperti dijelaskan dalam bacaan di atas. Kalian juga dapat mencoba beberapa gerakan hewan lain seperti monyet atau ular.
3. Gunakan properti tari yang berasal dari alam sebagaimana yang terdapat dalam Tari Turuk Langgai, seperti dedaunan atau bulu-bulu unggas.
4. Lakukan tarian tersebut secara berkelompok. Bagilah kelompok menjadi dua, penari dan pemain musik ritmis. Gunakan alat musik ritmis sederhana yang dapat ditemukan di kelas. Pastikan semua gerakan memiliki ketukan yang sama. Berlatihlah untuk pementasan pada hari berikutnya.

Ayo Berlatih

1. Apakah persamaan dan perbedaan antara ketiga jenis simbiosis yang kamu ketahui?
Persamaan:
  1. Simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme sama merupakan pola interaksi antar makhluk hidup.
  2. Simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme tidak berlaku ketika salah satu makhluk hidup tidak ada.
  3. Ketiganya dapat terjadi pada ekosistem darat maupun ekosistem air
  4. Organisme dalam setiap simbiosis saling berkaitan satu dengan yang lainnya meskipun tidak selalu menguntungkan dan dapat merugikan.
  5. Simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme dapat terjadi pada makhluk hidup sejenis maupun berlainan jenis.
  6. Dapat juga terjadi dalam satu komunitas maupun dengan komunitas lain.
Perbedaan:
  1. Simbiosis Mutualisme  adalah hubungan sesama mahkluk hidup yang saling menguntungkan kedua pihak.
  2. Simbiosis Komensalisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.
  3. Simbosis Parasitisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak lainnya.
2. Sebutkanlah beberapa contoh simbiosis yang terjadi di ekosistem darat dan air.
Contoh simbiosis mutualisme yang ada di air adalah sebagai berikut  simbiosis mutualisme antara anemon laut dengan ikan badut. Ikan ini  lebih dikenal dengan nama Nemo.Anemon laut akan memberikan   perlindungan terhadap ikan dari serangan predatorsedangkan ikan badut  memakan parasit berbahaya yang melekat pada tentakel anemon laut  dan membersihkan anemon dari kotoran.
Contoh simbosis mutualisme yang ada darat sebagai berikut lebah dan bunga yang mana dalam interaksi antara lebah dan bunga terdapat keuntungan satu sama lain karena lebah memperoleh madu atau nektar yang berada dalam sari kelopak bunga sebagai makanannya, sedangkan bunga sangat terbantu proses penyerbukannya karena keberadaan lebah yang mencari madu.
3. Temukan sebuah tarian daerahmu yang menggunakan alam sebagai sumber inspirasi! Ceritakanlah makna dan gerakan tari tersebut.

Tari Gantar

Tari Gantar merupkan tarian tradisional dari Kalimantan. Gerakan dari tari Gantar seperti orang yagn menanam padi. Karena tarian ini terinspirasi saat petani zaman dahulu sedang menanam padi. Penari menggunakan tongkat yang mempunyai arti sebgai kayu penumbuk yang juga membawa bamboo dan biji-bijian yang memberikan gambaran seperti benih padi dan wadah padi.
4. Sebutkan manfaat menari bagi kesehatan.
  1. Meningkatkan daya ingat
  2. Meningkatkan kesehatan fisik
  3. Menurunkan berat badan
  4. Mengatasi stres
  5. Meningkatkan kesehatan jantung
  6. Meningkatkan energi
  7. Keseimbangan tubuh lebih baik
  8. Menangkal penyakit virus
  9. Panjang umur
  10. Mengelola kondisi kronis

Senin, 18 November 2019

TEMA 5 SUBTEMA 2 PB 4

MATERI AJAR HARI SELASA, 19 NOVEMBER 2019
TEMA 5         : EKOSISTEM
SUBTEMA 2 : Hubungan antar makhluk hidup dalam ekosistem
PB 4

Perhatikanlah kedua gambar di atas.
Kedua gambar tersebut merupakan ketampakan yang ada di permukaan bumi. Persawahan yang berada di Bali merupakan buatan manusia untuk kebutuhan manusia. Ketampakan berupa sawah merupakan salah satu contoh ketampakan buatan. Gunung merupakan salah satu contoh ketampakan alam ciptaan Tuhan, contoh Gunung Sinabung di Sumatra Utara. Terdapat banyak ketampakan alam dan buatan di sekitar kita. Diskusikanlah dengan teman sebangkumu ketampakan alam dan ketampakan buatan yang kamu ketahui. Tuliskan hasil diskusimu pada sebuah tabel.
Siti: “Pada hari Sabtu, Ayah dan Ibu berencana untuk mengajakku dan adikku pergi ke daerah Puncak, Bogor.”
Lani: “Wah, senangnya! Apa yang akan kamu lakukan di sana, Siti? Udara di sana sangat sejuk dan menyegarkan. Perkebunan teh yang terdapat di sana juga betul-betul asri.”
Siti: “Iya, Lan, aku memang berkeinginan untuk berjalan-jalan menyusuri perkebunan teh yang ada di sana. Wah, aku sudah tidak sabar!”
Ayo Membaca
Jika kamu perhatikan, terdapat banyak sekali ketampakan alam dan buatan di sekitar kita. Bahkan, banyak ketampakan alam yang juga menjadi tempat wisata menarik. Bacaan berikut ini menjelaskan tentang salah satu contoh ketampakan alam dan buatan yang sering dikunjungi masyarakat Jakarta dan Jawa Barat.
Bacalah dengan saksama bacaan berikut ini.

Indahnya Kebun Teh di Puncak, Bogor

Puncak adalah sebuah kawasan wisata pegunungan yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Kawasan Puncak terletak 70 km sebelah selatan Jakarta. Kawasan ini terletak di kaki dan lereng Pegunungan Gede-Pangrango dan sebagian besar merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango.
Di kawasan ini terdapat sebuah perkebunan teh yang telah dibangun sejak masa pemerintahan kolonial Belanda. Perkebunan ini kini berubah nama menjadi PT Perkebunan Nusantara VIII, Gunung Mas. Perkebunan teh ini membentang di antara bukit-bukit yang ada di kawasan Puncak. Tanaman teh ditanam sedemikian rupa sehingga menghasilkan pemandangan alam yang indah. Tanaman teh ditanam dengan rapi sesuai kontur perbukitan. Selain keindahan alam, kesejukan kawasan ini menjadikan Puncak sebagai daerah kunjungan wisata yang selalu ramai dikunjungi para wisatawan.
Dikarenakan posisinya yang berada di kaki dan lereng pegunungan Gede- Pangrango, udara kawasan ini menjadi sejuk bahkan cenderung dingin. Inilah yang membuat daerah Puncak, Bogor sangat cocok untuk budi daya tanaman perkebunan. Selain perkebunan teh, di daerah Puncak dapat kita temui juga perkebunan kopi, pala, tanaman hias, dan perkebunan buah seperti stroberi dan sayur-mayur.
Ayo Berlatih
Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini.

1. Membuat pertanyaan berdasarkan bacaan.
a. Buatlah paling sedikit tiga pertanyaan berdasarkan bacaan dengan menggunakan kalimat tanya yang tepat! Jangan lupa untuk menggunakan tanda baca dan ejaan yang tepat.
b. Tuliskanlah dengan rapi pertanyaanmu, dan berikan tempat untuk menjawabnya!
c. Tukarkan daftar pertanyaanmu dengan teman lain yang ada di dalam kelas.
d. Jawablah pertanyaan temanmu dengan menggunakan kalimat lengkap dan ejaan yang benar!
No.
Kata Tanya
Pertanyaan
Jawaban
1.ApaApa nama perkebunan di kawasan Puncak?Perkebunan di kawasan puncak bernama PT Perkebunan Nusantara VIII, Gunung Mas.
2.Di manaDi mana letak kawasan Puncak?Kawasan Puncak terletk di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
3.BerapaBerapa jarak kawasan Puncak dari Jakarta?Kawasan Puncak berjarak 70 km sebelah selatan Jakarta.
4.KapanKapan perkebunan teh di kawasan Puncak dibangun?Perkebunan teh di kawasan Puncak dibangun sejak masa pemerintahan kolonial Belanda.
5.MengapaMengapa kawasan Puncak sangat cocok untuk budidaya tanaman perkebunan?Kawasan Puncak sangat cocok untuk budidaya tanaman perkebunan karena  kawasan ini sejuk bahkan cenderung dingin.
6.BagaimanaBagaimana kunjungan wisatawan di kawasan Puncak?Kunjungan wisatawan di kawasan Puncak selalu ramai.

2. Ceritakanlah pengalamanmu berkunjung ke tempat wisata favorit keluargamu. Jelaskan ketampakan alam dan buatan yang kamu lihat di sana. Tuliskanlah penjelasanmu dalam satu paragraf, dan tuliskanlah di tempat yang tersedia!
Saya pernah berkunjung ke Candi Borobudur pada petengahan bulan Juli tahun 2018. Di kawasan Candi borobudur tampak  sebuah ketampakan buatan yang sangat megah dan indah. Candi ini memiliki nilai seni yang sangat tinggi serta sarat akan nilai filosofis. Kamipun mulai berjalan mengitari candi lalu mulai naik menuju tingkat paling atas. Dari puncak Borobudur saya dapat menyaksikan ketampakan alam yang berada di sekeliling candi. Bukit-bukit dan pegunungan berbaris seolah-olah mengelilingi candi tersebut, sungguh indah pemandangan di sekitar Candi Borobudur.
Lani: “Sepertinya Kawasan Puncak di Bogor itu menarik untuk dikunjungi, ya, Siti? Tentunya daerah itu memiliki hawa yang sejuk sekali. Apalagi di sana ada perkebuhan teh yang dapat dikunjungi wisatawan!”
Siti: “Ya, yang saya dengar, kawasan itu selalu ramai dikunjungi wisatawan dari daerah-daerah di sekitar Bogor, seperti Jakarta dan Bekasi. Hampir setiap akhir pekan arah menuju kawasan itu dipadati para pengunjung dari dalam dan luar Bogor.”
Lani: ”Wah, berarti masyarakat di sekitar kawasan itu sangat diuntungkan dengan banyaknya pengunjung yang mengunjungi daerahnya, ya, Siti? Kegiatan tersebut tentu memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat sekitar kawasan tersebut.”
Siti: ”Seharusnya seperti itu, Lan. Masyarakat di sana harus hidup rukun dan bergotong royong untuk menjaga kawasannya agar terus dikunjungi wisatawan. Ketampakan alam yang indah dan sejuk itu harus dapat dikelola sebaik-baiknya untuk meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat sekitarnya”
Lani: ”Aku setuju, Siti. Tanpa persatuan dan kesatuan, masyarakat yang adil dan makmur akan sulit dicapai! “
Ada banyak alasan bagi masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan persatuan dan kesatuan. Oleh karena negara kita memiliki banyak sumber daya alam yang dapat meningkatkan kemakmuran rakyat. Masayarakat yang adil dan makmur merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh bangsa kita. Dengan menjaga, memelihara dan memanfaatkan semua sumber daya yang ada untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, masyarakat adil dan makmur pasti tercapai.
Bacalah bacaan berikut ini untuk mengetahui lebih jauh alasan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ayo Membaca

Bersatu untuk Indonesia Makmur

Wilayah Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke tentu memiliki berbagai keunikan. Setiap daerah memiliki sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan negara. Letak geografis Indonesia sangat memengaruhi iklim yang terjadi. Iklim Indonesia hanya memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Letak Indonesia di sekitar garis khatulistiwa mengakibatkan Indonesia selalu mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun. Keberadaan matahari sepanjang tahun bermanfaat bagi kegiatan agraris sehingga membuat Indonesia menjadi penghasil berbagai komoditas alam.
Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang menyimpan potensi-potensi alam yang luar biasa. Setiap daerah di Indonesia memiliki sumber daya alam yang khas, berbeda satu dengan yang lainnya. Kekayaan alam dan hasil bumi Indonesia tidak perlu diragukan. Diperlukan usaha untuk mengelolanya dengan benar dan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.
Persatuan dan kesatuan mutlak diperlukan untuk menyatukan tujuan pengelolaan sumber daya alam dan hasil bumi Indonesia. Tanpa persatuan dan kesatuan, kemakmuran rakyat Indonesia tidak akan tercapai. Setiap daerah bekerja sama dan saling mengisi untuk mengelola sumber daya dan hasil bumi. Kemakmuran masyarakat tidak hanya untuk masyarakat daerah tertentu, tetapi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, setiap usaha pengelolaan sumber daya dan hasil bumi adalah untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ayo Berdiskusi
Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut bersama dengan kelompokmu.
1. Diskusikan:
a. Manfaat persatuan dan kesatuan dalam mengelola sumber daya alam dan hasil bumi.
Kekayaan sumber daya alam yang ada di Indonesia tentu tidak tersebar secara merata. Hal ini dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya alam tertentu di suatu wilayah. Persebaran sumber daya alam yang tidak merata akan menimbulkan saling ketergantungan antar wilayah untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing. Agar tidak terjadi perselisihan dalam pemanfaatan sumber daya alam maka dibutuhkan persatuan dan kesatuan. Dengan persatuan dan kesatuan sumber daya alam yang ada dapat dimanfaatkan bersama.
b. Hal-hal yang dapat terjadi jika sumber daya alam dan hasil bumi tidak dikelola dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan.
Jika saja pengelolaan sumber daya alam tidak mengedepankan persatuan dan kesatuan maka akan menimbulkan beberapa masalah, diantaranya adalah terjadi ketimpangan pertumbuhan ekonomi antara daerah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dengan daerah yang memiliki sedikit sumber daya alam.
c. Berikan contoh menggunakan dua daerah yang mempunyai ketampakan dan sumber daya alam yang berbeda.
Misalnya saja antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Lampung. Provinsi Aceh memiliki sumber daya alam Minyak bumi dan Gas Alam yang begitu melimpah sementara Lampung memiliki sumber daya alam yang sedikit. Denggan adanya persatuan dan kesatuan ternyata kekayaan alam Aceh yang melimpah juga dapat dinikmati oleh masyarakat Lampung.
2. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas secara bergantian dengan penuh percaya diri.

Ayo Berlatih

1. Sebutkan sikap-sikap yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa?
Toleransi yang tinggi dengan adanya perbedaan, sikap saling menghargai dan sopan santun antar masing-masing individu ke individu lainnya.
2. Bagaimanakah pengaruh letak geografis Indonesia dengan kehidupan masyarakatnya yang agraris?
Indonesia merupakan negara yang letaknya geografis. Hal ini menguntungkan bagi negara agraris ( negara yang sebagian besar penduduk nya bekerja sebagai petani) karena iklim yang dipengaruhi oleh letak Indonesia ini menjadikan Indonesia hanya memiliki 2 musim saja, yang tempatnya sangat baik untuk dijadikan tempat bercocok tanam bagi petani.

MATERI AJAR SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

                                                                                Materi Bahasa Indonesia  IDENTITAS Nama Guru                ...