Senin, 21 September 2026

Materi Ajar Senin, 21 September 2026

MATERI AJAR 

IDENTITAS

Nama Guru                           : Sabiah, S.Pd.

Mapel                                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal                        : Senin / 21 September 2026

Fase / Kelas                           : A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

Materi                                    : Mendengarkan Cerita tentang Sahabat

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Menyimak, Menulis – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami isi cerita sederhana yang dibacakan, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, serta menuliskan pendapat sederhana tentang makna sahabat berdasarkan cerita yang didengar.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat menyimak cerita tentang sahabat, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, dan menuliskan arti atau makna sahabat menurut pemahamannya sendiri.

🤝 MEANINGFUL

Melalui cerita tentang persahabatan Mika dan Tio, peserta didik mampu mengaitkan makna sahabat dengan pengalaman mereka bersama teman dekat.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan pengalamannya bersama sahabat, misalnya saling membantu atau bermain bersama.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan menyimak cerita dengan tenang, peserta didik mampu memahami sikap-sikap yang menunjukkan persahabatan yang baik.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kembali tulisannya tentang arti sahabat agar sesuai dengan isi cerita dan pengalamannya.

😄 JOYFUL

Melalui kegiatan bermain peran menirukan sikap sahabat yang baik dan berbagi cerita tentang sahabat masing-masing, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik menyimak cerita tentang sahabat dengan tenang dan saksama.

3.2

TP UMUM Peserta didik menjawab pertanyaan tentang isi cerita dan menuliskan arti sahabat menurut pemahamannya. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan makna sahabat dengan pengalaman bersama teman dekat.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan pengalaman bersama sahabat.

3.5

MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali tulisan tentang arti sahabat agar sesuai isi cerita.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan bermain peran sikap sahabat yang baik dan berbagi cerita dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis cerita dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri makna sahabat melalui cerita dan diskusi.

📖 Bercerita (Storytelling) – guru menceritakan kisah persahabatan Mika dan Tio dengan ekspresif.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menjawab pertanyaan tentang isi cerita dan berdiskusi tentang arti sahabat.

🎭 Permainan Peran (Role Play) – siswa memerankan sikap-sikap sahabat yang baik, misalnya saling membantu dan berbagi.

📝 Penugasan – latihan menjawab pertanyaan dan menuliskan arti sahabat menurut pemahamannya.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الْوَدُود

Al-Wadud (Yang Maha Mengasihi)

Allah mengasihi hamba-Nya, mengajarkan kita untuk saling menyayangi sesama, termasuk kepada sahabat.

الرَّحِيم

Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang)

Allah Maha Penyayang, dan sahabat sejati juga saling menyayangi satu sama lain.

الْوَلِي

Al-Wali (Yang Maha Menolong dan Melindungi)

Allah menolong dan melindungi hamba-Nya, seperti sahabat yang saling menolong dalam kebaikan.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Wadud mengasihi kita dan mengajarkan agar kita saling menyayangi, termasuk kepada sahabat. Allah Ar-Rahim adalah Yang Maha Penyayang, dan sahabat sejati juga saling menyayangi satu sama lain. Allah Al-Wali menolong dan melindungi hamba-Nya, seperti sahabat yang saling menolong dalam kebaikan. Hari ini kita akan belajar tentang arti sahabat melalui cerita yang akan kita dengarkan.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Al-Wadud mengasihi semua makhluk-Nya. Bagaimana caramu menunjukkan kasih sayang kepada sahabatmu?

2. Allah Ar-Rahim Maha Penyayang. Apa yang akan kamu lakukan jika sahabatmu sedang sedih?

3. Allah Al-Wali menolong hamba-Nya. Mengapa penting bagi sahabat untuk saling menolong?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Menyusun Kata dan Mencocokkan Gambar)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Kata “bola” tersusun dari huruf b-o-l-a.  B / S

2. Setelah menyusun kata, kita tidak perlu membacanya.  B / S

3. Mencocokkan gambar dengan kata membantu kita memahami makna kata tersebut.  B / S

4. Menuliskan nama benda dilakukan sebelum mengamati gambar.  B / S

5. Kata “buku” dapat dicocokkan dengan gambar buku.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (kata yang disusun perlu dibaca dengan lafal yang tepat)   3. Benar   4. Salah (mengamati gambar dilakukan terlebih dahulu)   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video cerita tentang sahabat di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Mendengarkan Cerita tentang Sahabat

📖 A. Menyimak Cerita “Mika dan Tio, Sahabat Sejati”

Mika dan Tio adalah sahabat sejak kecil. Mereka selalu bermain bersama, belajar bersama, dan saling membantu.

Suatu hari, Tio terjatuh saat bermain di taman dan lututnya terluka. Mika segera menghampiri dan membantu Tio berdiri, lalu mengantarnya ke Bu Guru untuk diobati. Tio berterima kasih kepada Mika karena telah menolongnya.

Di lain waktu, Mika lupa membawa pensil saat ujian. Tio yang melihat hal itu segera meminjamkan salah satu pensilnya kepada Mika.

Mereka berdua selalu saling menjaga, saling membantu, dan tidak pernah bertengkar lama. Karena itulah, Mika dan Tio dikenal sebagai sahabat sejati yang saling menyayangi.

❓ B. Menjawab Pertanyaan tentang Isi Cerita

1. Sejak kapan Mika dan Tio bersahabat?

2. Apa yang dilakukan Mika ketika Tio terjatuh?

3. Apa yang dilakukan Tio ketika Mika lupa membawa pensil?

4. Mengapa Mika dan Tio disebut sahabat sejati?

✍️ C. Menuliskan Arti Sahabat

Latihan berbicara: sampaikan pendapatmu secara lisan tentang apa itu sahabat.

Latihan menulis: tuliskan satu atau dua kalimat tentang arti sahabat menurutmu, misalnya “Menurutku, sahabat adalah orang yang selalu membantu dan menyayangi kita.”

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Mika dan Tio adalah ....

A. musuh

B. sahabat

C. orang asing

D. guru

MUDAH

2. Apa yang terjadi pada Tio saat bermain di taman?

A. Tio menang lomba

B. Tio terjatuh dan terluka

C. Tio pulang duluan

D. Tio tertidur

MUDAH

3. Siapa yang menolong Tio saat terjatuh?

A. Bu Guru

B. Mika

C. Ayah Tio

D. Tidak ada yang menolong

SEDANG

4. Apa yang dilakukan Tio ketika Mika lupa membawa pensil?

A. mengejek Mika

B. meminjamkan pensilnya

C. diam saja

D. memarahi Mika

SEDANG

5. Sikap yang ditunjukkan Mika dan Tio dalam cerita adalah ....

A. saling bermusuhan

B. saling membantu dan menyayangi

C. saling mengejek

D. saling diam

SEDANG

6. Kalimat yang tepat untuk menjelaskan arti sahabat adalah ....

A. sahabat adalah orang yang tidak peduli

B. sahabat adalah orang yang selalu membantu dan menyayangi kita

C. sahabat adalah orang yang suka mengejek

D. sahabat adalah orang yang jarang bertemu

SEDANG

7. Mika dan Tio disebut sahabat sejati karena ....

A. mereka sering bertengkar

B. mereka saling menjaga dan membantu

C. mereka tidak pernah bertemu

D. mereka tidak saling mengenal

SUKAR

8. Jika sahabatmu sedang kesulitan, sikap yang tepat adalah ....

A. membiarkannya

B. membantu semampu kita

C. menertawakannya

D. pergi menjauh

SUKAR

9. Mengapa penting memiliki sahabat yang saling menolong seperti Mika dan Tio?

A. agar hidup terasa lebih ringan dan menyenangkan

B. agar bisa saling mengejek

C. tidak penting

D. agar bisa bermusuhan

SUKAR

10. Menurutmu, apa yang sebaiknya dilakukan jika sahabatmu berbuat salah?

A. mengejeknya di depan teman lain

B. mengingatkan dengan baik dan sopan

C. memusuhinya

D. membiarkannya terus berbuat salah

 ✓ Kunci Jawaban

1. B

2. B

3. B

4. B

5. B

6. B

7. B

8. B

9. A

10. B

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna Al-Wadud, Ar-Rahim, dan Al-Wali di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan pentingnya kasih sayang dan tolong-menolong.

       Kegiatan menyimak cerita dengan tenang melatih ketelitian siswa memahami sikap-sikap persahabatan yang baik.

       Memeriksa kembali tulisan tentang arti sahabat agar sesuai isi cerita melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Cerita Mika dan Tio dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa bersama sahabat mereka.

       Siswa menceritakan pengalamannya bersama sahabat, misalnya saling membantu atau bermain bersama.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Permainan peran menirukan sikap sahabat yang baik membuat siswa lebih mudah dan senang memahami makna sahabat.

       Kegiatan berbagi cerita tentang sahabat masing-masing membuat siswa antusias berbicara tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar menyimak cerita tentang sahabat, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, dan menuliskan arti sahabat menurut pemahaman kita. Seperti Allah Al-Wadud dan Ar-Rahim yang mengasihi dan menyayangi, mari kita menjadi sahabat yang saling menyayangi, membantu, dan menjaga satu sama lain. 🌟

Jumat, 18 September 2026

Materi Ajar Jum'at, 18 September 2026

 📅 Jum’at, 18 September 2026 🏫 Kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

PEMBELAJARAN HARIAN KURIKULUM MERDEKA

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

 Seni Rupa
📋 IDENTITAS PEMBELAJARAN
Nama GuruSabiah, S.Pd.
Hari / TanggalJum’at, 18 September 2026
Satuan PendidikanSD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Fase / KelasA / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq
Mata PelajaranSeni Rupa
MateriMembuat gambar mati menjadi hidup (membuat karya seni potong tempel)
Pertemuan ke8 (Delapan)

👋 Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Pagi anak shalih dan shalihah hari ini kita akan kembali belajar bersama.

Reminder Ibadah: Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri untuk salat duha dan murojaah terlebih dahulu ya agar hari kita diberkahi Allah SWT!
💡 Refleksi Singkat: Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul, yaitu tentang ayo menghias menggunakan garis!
📖 Tadabbur & Kebesaran Allah SWT:
Anak-anak hebat, Allah SWT adalah Al-Khaliq (Pencipta) Yang Maha Indah dan menyukai keindahan. Allah juga Al-Malik (Pemilik/Penguasa) dan Ar-Razaq (Pemberi Rezeki) yang telah memberikan kita akal dan kreativitas. Melalui kegiatan seni rupa hari ini, membuat karya seni potong tempel gambar rumah, kita belajar mengagumi keindahan ciptaan Allah dengan menyalurkan kreativitas terbaik kita sebagai wujud syukur atas rezeki keterampilan yang Allah berikan!

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Sumber: Fase A · SK BSKAP Nomor 046/H/KR/2025

Seni RupaPeserta didik mampu mengeksplorasi dan menggunakan unsur rupa (garis, bentuk, warna, dan tekstur) serta mengaplikasikannya dalam karya seni rupa dua atau tiga dimensi menggunakan teknik dasar seperti potong, tempel, dan lipat.

✅ Tujuan Pembelajaran (TP)

Seni Rupa1. Melalui pengamatan media gambar dan demonstrasi, peserta didik dapat memahami teknik potong dan tempel dengan benar.
2. Peserta didik mampu merangkai potongan bentuk geometri menjadi karya seni rupa bentuk rumah (membuat gambar mati menjadi hidup) dengan rapi dan kreatif.

🗺️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Seni RupaMengenal bentuk dasar → Menyiapkan alat dan bahan (kertas warna, gunting, lem) → Mengamati contoh karya potong tempel → Mempraktikkan teknik memotong dan menempel → Membuat karya seni potong tempel gambar rumah (membuat gambar mati menjadi hidup) ✓

🧩 Strategi Pembelajaran

📌 Metode & Model

Saintifik, Discovery Learning, Tanya Jawab, Penugasan, Observasi, Studi Pustaka.

🛠️ Alat Peraga & Media

PPT / Modul Pembelajaran, Media Gambar, Lingkungan Sekitar, Gunting, Lem, Kertas Lipat / Kertas Warna.

📚 Penjabaran Materi & Rangkuman Pembelajaran

🎥 1. Video Pembelajaran

Silakan simak video pembelajaran berikut untuk memahami cara membuat karya seni potong tempel rumah:

📖 2. Rangkuman Materi: Karya Seni Potong Tempel (Kolase/Montase Sederhana)

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Salah satu teknik seru dalam seni rupa untuk anak kelas 1 SD adalah teknik potong dan tempel.

Membuat Gambar Mati Menjadi Hidup: Artinya kita mengubah bidang kertas kosong atau bentuk-bentuk geometri biasa (seperti segitiga, persegi, persegi panjang) yang tadinya "mati" atau kaku, disusun sedemikian rupa dengan potongan dan tempelan sehingga menjadi sebuah bentuk objek yang bermakna dan tampak menarik, seperti bentuk rumah tempat tinggal.

Alat dan Bahan yang Digunakan:

  • Gunting: Digunakan untuk memotong kertas warna sesuai pola bentuk geometris. (Digunakan dengan hati-hati atau didampingi guru/orang tua).
  • Lem Kertas: Berfungsi untuk merekatkan potongan kertas ke atas kertas gambar.
  • Kertas Lipat / Kertas Warna: Memberikan variasi warna cerah pada objek rumah (dinding, atap, pintu, jendela).

Dengan memadukan berbagai warna dan bentuk geometri, kita bisa menciptakan karya seni rupa rumah impian yang indah, rapi, dan penuh warna!

✍️ 3. Latihan Soal Asesmen Formatif (Pilihan Ganda)

1. Alat utama yang digunakan untuk memotong kertas warna dalam karya seni potong tempel adalah...

A. Pensil warna

B. Gunting

C. Penggaris

D. Penghapus

2. Bahan yang digunakan untuk merekatkan potongan kertas pada pembuatan kolase rumah adalah...

A. Lem

B. Air

C. Benang

D. Sabun

3. Bagian atap rumah biasanya menyerupai bentuk geometri apa?

A. Lingkaran

B. Segitiga

C. Trapesium

D. Garis lurus

4. Apa makna dari kegiatan "membuat gambar mati menjadi hidup" dalam seni rupa tempel?

A. Menghidupkan benda mati dengan sihir

B. Menyusun potongan bentuk kertas menjadi objek karya seni yang menarik dan bermakna

C. Menggambar hewan peliharaan di rumah

D. Menempel poster di dinding kelas

5. Sikap yang harus diperhatikan saat menggunakan gunting dalam pembelajaran seni rupa adalah...

A. Berlari-larian sambil memegang gunting

B. Berhati-hati dan fokus didampingi guru

C. Memotong pakaian teman

D. Membuang potongan kertas sembarangan di lantai

🔑 Kunci Jawaban & Penjelasan (Dibuka Setelah Pembelajaran Selesai)

  • Soal 1: B (Gunting) — Penjelasan: Gunting adalah alat potong utama untuk membentuk kertas sesuai pola.
  • Soal 2: A (Lem) — Penjelasan: Lem digunakan agar potongan kertas menempel kuat pada bidang gambar.
  • Soal 3: B (Segitiga) — Penjelasan: Atap rumah pada umumnya berbentuk segitiga di bagian atasnya.
  • Soal 4: B (Menyusun potongan bentuk kertas menjadi objek karya seni yang menarik dan bermakna) — Penjelasan: Mengubah bentuk dasar kertas datar menjadi objek rumah yang tampak hidup.
  • Soal 5: B (Berhati-hati dan fokus didampingi guru) — Penjelasan: Faktor keselamatan sangat penting saat menggunakan benda tajam seperti gunting.

Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini. Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!

📌 Kesimpulan Pembelajaran Hari Ini:

Hari ini kita telah belajar seni rupa tentang cara membuat karya seni potong tempel rumah (membuat gambar mati menjadi hidup) dengan menggunakan teknik potong dan tempel yang rapi serta kreatif.

😊 Refleksi Perasaanmu Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti pelajaran hari ini? Klik salah satu emoji di bawah:

✍️ Tuliskan Refleksimu

Apa hal paling seru yang kamu pelajari hari ini?

📋 Catatan Refleksi Pembelajaran Guru

1. Kendala Pembelajaran
2. Tindak Lanjut
3. Siswa yang Sudah Paham
4. Siswa yang Belum Paham
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!

Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!

See You! 👋

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Guru Kelas 1: Sabiah, S.Pd.

Rabu, 16 September 2026

Materi Ajar Kamis, 17 September 2026

 📅 Kamis, 17 September 2026 🏫 Kelas 1 Abu Bakar Ashiddiq

PEMBELAJARAN HARIAN KURIKULUM MERDEKA

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Matematika   

IDENTITAS

Nama Guru                           : Sabiah, S.Pd.

Mapel                                    : Matematika

Hari / Tanggal                      : Kamis / 17 September 2026

Fase / Kelas                          : A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

Materi                                    : Penjumlahan yang Hasilnya 10

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Bilangan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, serta melakukan operasi penjumlahan menggunakan berbagai strategi sesuai karakteristik bilangan yang dioperasikan, termasuk memahami pasangan bilangan yang jumlahnya 10.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat menemukan dan menuliskan pasangan bilangan yang jika dijumlahkan hasilnya 10, menggunakan benda konkret dan garis bilangan.

🪙 MEANINGFUL

Melalui kegiatan mengelompokkan benda konkret (kelereng, kancing, jari tangan) menjadi dua kelompok yang jumlahnya 10, peserta didik mampu memahami pasangan bilangan penjumlahan hasil 10.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan situasi sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan hasil 10, misalnya mengumpulkan 10 buah mainan dari dua kotak.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan menghitung dan memasangkan benda dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu menemukan semua pasangan bilangan yang jumlahnya 10 dengan tepat.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil penjumlahannya menggunakan benda konkret sebelum menuliskan jawaban akhir.

😄 JOYFUL

Melalui permainan “cari pasangan 10” menggunakan kartu angka, peserta didik mampu berlatih penjumlahan hasil 10 dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik mengamati dan menghitung benda konkret dengan tenang untuk mengenal pasangan bilangan.

3.2

TP UMUM Peserta didik menemukan dan menuliskan pasangan bilangan yang jumlahnya 10 menggunakan benda konkret dan garis bilangan. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik memahami pasangan bilangan penjumlahan hasil 10 melalui pengelompokan benda konkret.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan situasi sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan hasil 10.

3.5

MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali hasil penjumlahan menggunakan benda konkret sebelum menuliskan jawaban akhir.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan penjumlahan hasil 10 melalui permainan “cari pasangan 10” dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis benda konkret dan permainan, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri pasangan bilangan yang jumlahnya 10 melalui benda konkret.

🧑‍🏫 Demonstrasi – guru mencontohkan cara menjumlahkan menggunakan jari tangan dan benda konkret hingga hasilnya 10.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menyebutkan pasangan bilangan yang jumlahnya 10 secara bergiliran.

🎲 Permainan Edukatif (Games) – permainan “cari pasangan 10” menggunakan kartu angka.

📝 Penugasan – latihan menuliskan pasangan bilangan penjumlahan hasil 10 secara bertingkat.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الْأَحَد

Al-Ahad (Yang Maha Esa)

Allah itu Esa, satu-satunya, tiada sekutu dan tiada duanya.

الْجَامِع

Al-Jami‘ (Yang Maha Mengumpulkan)

Allah mengumpulkan segala sesuatu dengan sempurna, seperti kita mengumpulkan dua kelompok bilangan hingga berjumlah 10.

الْكَرِيم

Al-Karim (Yang Maha Mulia)

Allah memberi dengan murah hati dan sempurna, mengajarkan kita untuk melengkapi sesuatu hingga cukup.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Ahad adalah Yang Maha Esa, Allah yang satu tiada duanya. Allah Al-Jami‘ mengumpulkan segala sesuatu dengan sempurna, seperti kita mengumpulkan dua kelompok bilangan hingga berjumlah 10. Allah Al-Karim memberi dengan murah hati dan sempurna, mengajarkan kita untuk melengkapi sesuatu hingga cukup, seperti melengkapi penjumlahan hingga hasilnya 10.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Al-Ahad adalah Yang Maha Esa. Menurutmu, bilangan berapa yang menunjukkan “satu” dalam matematika?

2. Allah Al-Jami‘ mengumpulkan segala sesuatu. Jika kamu memiliki 6 kelereng dan ingin jumlahnya menjadi 10, berapa kelereng lagi yang kamu butuhkan?

3. Allah Al-Karim memberi dengan sempurna. Menurutmu, mengapa penting bagi kita menghitung dengan teliti agar hasilnya tepat 10?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Menghitung Maju Mundur)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Menghitung maju artinya membilang dari kecil ke besar.  B / S

2. Menghitung mundur artinya membilang dari kecil ke besar.  B / S

3. Urutan 5, 6, 7, 8 adalah contoh hitungan maju.  B / S

4. Urutan 9, 8, 7, 6 adalah contoh hitungan maju.  B / S

5. Setelah bilangan 9 (hitungan maju) adalah bilangan 10.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (menghitung mundur artinya dari besar ke kecil)   3. Benar   4. Salah (itu contoh hitungan mundur)   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video cara mencari pasangan bilangan penjumlahan hasil 10 di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Penjumlahan yang Hasilnya 10

🔢 A. Mengenal Pasangan Bilangan Penjumlahan Hasil 10

1 + 9 = 10   2 + 8 = 10   3 + 7 = 10   4 + 6 = 10   5 + 5 = 10

Pasangan bilangan tersebut juga berlaku sebaliknya, misalnya 9 + 1 = 10 dan 8 + 2 = 10.

✋ B. Cara Mencari Pasangan Bilangan Hasil 10

Gunakan jari tangan: jika satu tangan menunjukkan sejumlah jari, hitung berapa jari yang belum terangkat pada tangan lainnya hingga totalnya 10 jari.

Gunakan benda konkret: kelompokkan benda menjadi dua bagian, hitung masing-masing kelompok, lalu jumlahkan hingga totalnya 10.

🎲 C. Cara Berlatih dengan Benda Konkret & Kartu Angka

1. Siapkan 10 benda konkret (kelereng, kancing, atau sedotan).

2. Bagi benda tersebut menjadi dua kelompok, misalnya 3 dan 7, lalu hitung jumlah keduanya.

3. Gunakan kartu angka untuk mencari pasangan bilangan lain yang jika dijumlahkan hasilnya tetap 10.

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. 1 + 9 = ....

A. 8

B. 9

C. 10

D. 11

MUDAH

2. 5 + 5 = ....

A. 10

B. 9

C. 11

D. 5

MUDAH

3. Pasangan bilangan yang jumlahnya 10 adalah ....

A. 2 dan 3

B. 4 dan 6

C. 5 dan 4

D. 6 dan 5

SEDANG

4. 3 + __ = 10. Bilangan yang tepat adalah ....

A. 6

B. 7

C. 8

D. 5

SEDANG

5. 10 = 6 + ....

A. 3

B. 4

C. 5

D. 6

SEDANG

6. Rani memiliki 4 apel dan ingin jumlahnya menjadi 10. Ia perlu menambahkan ... apel.

A. 5

B. 6

C. 7

D. 4

SEDANG

7. Pasangan bilangan berikut yang jumlahnya BUKAN 10 adalah ....

A. 2 + 8

B. 3 + 7

C. 4 + 5

D. 1 + 9

SUKAR

8. Andi memiliki 7 kelereng merah dan beberapa kelereng biru. Jika jumlah seluruh kelerengnya 10, jumlah kelereng biru Andi adalah ....

A. 2

B. 3

C. 4

D. 5

SUKAR

9. Ibu ingin membagi 10 kue ke dalam dua piring. Jika piring pertama berisi 8 kue, piring kedua berisi ... kue.

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

SUKAR

10. Bilangan manakah yang jika ditambah 8 hasilnya 10?

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

 ✓ Kunci Jawaban

1. C    2. A    3. B    4. B    5. B    6. B    7. C    8. B    9. B    10. B

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Jami‘, dan Al-Karim di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan keesaan dan kesempurnaan Allah dalam mengumpulkan segala sesuatu.

       Kegiatan menghitung dan memasangkan benda dengan tenang melatih ketelitian siswa menemukan pasangan bilangan hasil 10.

       Memeriksa kembali hasil penjumlahan menggunakan benda konkret melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Penjumlahan hasil 10 dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, seperti mengumpulkan mainan dari dua kotak.

       Siswa menceritakan situasi sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan hasil 10.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Permainan “cari pasangan 10” menggunakan kartu angka membuat siswa lebih mudah dan senang berlatih penjumlahan.

       Kegiatan berhitung sambil bermain membuat siswa antusias tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar menemukan pasangan bilangan yang jika dijumlahkan hasilnya 10, seperti 1+9, 2+8, 3+7, 4+6, dan 5+5, menggunakan benda konkret dan kartu angka. Seperti Allah Al-Jami‘ yang mengumpulkan segala sesuatu dengan sempurna, mari kita berlatih menjumlahkan dengan teliti dan penuh semangat setiap hari. 🌟


 

PENDIDIKAN PANCASILA

IDENTITAS

Nama Guru                           : Sabiah, S.Pd.

Mapel                                    : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal                       : Kamis / 17 September 2026

Fase / Kelas                          : A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

Materi                                    : Agama dan Kepercayaanku

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Bhinneka Tunggal Ika – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan agama dan kepercayaan yang dianutnya (nama agama, tempat ibadah, dan kitab suci), mengenal keberagaman agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia, serta menunjukkan sikap saling menghormati antarpemeluk agama dan kepercayaan yang berbeda.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat menyebutkan agama yang dianutnya beserta tempat ibadah dan kitab sucinya, serta mengenal keberagaman agama di Indonesia dengan sikap saling menghormati.

🕌 MEANINGFUL

Melalui pengamatan lingkungan sekitar (tempat ibadah, hari besar keagamaan), peserta didik mampu mengaitkan keberagaman agama dengan kehidupan sehari-hari di lingkungannya.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan pengalaman beribadah bersama keluarga sesuai agama yang dianutnya.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan mengamati gambar tempat-tempat ibadah dengan tenang, peserta didik mampu membedakan ciri masing-masing agama dengan tepat.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu merefleksikan sikap menghormati teman yang berbeda agama sebelum bersikap atau berbicara.

😄 JOYFUL

Melalui permainan mencocokkan kartu (tempat ibadah – agama – kitab suci), peserta didik mampu mengenal keberagaman agama dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik mengamati gambar tempat ibadah dan simbol keagamaan dengan tenang dan teliti.

3.2

TP UMUM Peserta didik menyebutkan agama yang dianutnya beserta tempat ibadah dan kitab sucinya, serta mengenal keberagaman agama di Indonesia. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan keberagaman agama dengan tempat ibadah dan hari besar di lingkungan sekitar.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan pengalaman beribadah bersama keluarga.

3.5

MINDFUL Peserta didik merefleksikan sikap menghormati teman yang berbeda agama.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan pengenalan keberagaman agama melalui permainan mencocokkan kartu dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis pengamatan dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri informasi tentang tempat ibadah dan kitab suci melalui gambar dan kartu.

🧑‍🏫 Demonstrasi – guru menunjukkan gambar/video tempat-tempat ibadah dari berbagai agama di Indonesia.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menyebutkan agama dan tempat ibadah masing-masing dengan saling menghormati.

🎲 Permainan Edukatif (Games) – permainan mencocokkan kartu tempat ibadah, agama, dan kitab suci.

📝 Penugasan – latihan menyebutkan identitas agama dan sikap toleransi secara bertingkat.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الْخَالِق

Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan manusia dengan beragam suku, agama, dan kepercayaan.

الرَّحْمَن

Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih)

Allah menyayangi semua makhluk-Nya tanpa membeda-bedakan, maka kita pun harus saling menyayangi meskipun berbeda.

الْعَدْل

Al-‘Adl (Yang Maha Adil)

Allah mengajarkan kita untuk bersikap adil dan menghormati semua orang meskipun berbeda agama dan kepercayaan.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan manusia dengan beragam suku, agama, dan kepercayaan di Indonesia. Allah Ar-Rahman menyayangi semua makhluk-Nya tanpa membeda-bedakan, maka kita pun harus saling menyayangi teman yang berbeda agama. Allah Al-‘Adl mengajarkan kita untuk bersikap adil dan menghormati semua orang, sesuai dengan sila pertama Pancasila “Ketuhanan Yang Maha Esa” yang menjunjung tinggi kebebasan beragama dan sikap saling menghormati.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Al-Khaliq menciptakan manusia dengan agama dan kepercayaan yang berbeda-beda. Menurutmu, mengapa Allah menciptakan keberagaman tersebut?

2. Allah Ar-Rahman menyayangi semua makhluk-Nya tanpa membeda-bedakan. Bagaimana caramu menunjukkan kasih sayang kepada teman yang berbeda agama denganmu?

3. Allah Al-‘Adl mengajarkan kita untuk bersikap adil. Apa yang akan kamu lakukan jika melihat temanmu diejek karena agamanya berbeda?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Simbol dan Sila Pancasila)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Lambang negara Indonesia adalah Burung Garuda.  B / S

2. Pancasila memiliki 4 sila.  B / S

3. Sila pertama Pancasila berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.  B / S

4. Semboyan bangsa Indonesia adalah “Bhinneka Tunggal Ika”.  B / S

5. Lambang sila pertama Pancasila adalah bintang.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (Pancasila memiliki 5 sila)   3. Benar   4. Benar   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video keberagaman agama di Indonesia di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Agama dan Kepercayaanku

🕌 A. Mengenal Agama yang Diakui di Indonesia

Islam: tempat ibadah Masjid, kitab suci Al-Qur’an, hari besar Idulfitri dan Iduladha.

Kristen Protestan: tempat ibadah Gereja, kitab suci Alkitab, hari besar Natal dan Paskah.

Katolik: tempat ibadah Gereja, kitab suci Alkitab, hari besar Natal dan Paskah.

Hindu: tempat ibadah Pura, kitab suci Weda, hari besar Nyepi dan Galungan.

Buddha: tempat ibadah Wihara, kitab suci Tripitaka, hari besar Waisak.

Konghucu: tempat ibadah Klenteng, kitab suci Si Shu Wu Jing, hari besar Imlek.

🤝 B. Sikap Menghormati Keberagaman Agama

1. Tidak mengejek teman yang berbeda agama.

2. Membiarkan teman beribadah sesuai kepercayaannya dengan tenang.

3. Saling membantu dan bermain bersama tanpa membeda-bedakan agama.

4. Mengucapkan selamat pada hari besar agama teman yang berbeda.

🎲 C. Cara Berlatih Mengenal Keberagaman

1. Siapkan kartu bergambar tempat ibadah, kitab suci, dan simbol tiap agama.

2. Ajak siswa mencocokkan kartu agama dengan tempat ibadah dan kitab sucinya.

3. Ajak siswa menceritakan agama yang dianutnya masing-masing secara bergiliran dengan sikap saling menghormati.

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Tempat ibadah umat Islam adalah ....

A. Gereja

B. Masjid

C. Pura

D. Wihara

MUDAH

2. Kitab suci umat Islam adalah ....

A. Alkitab

B. Weda

C. Al-Qur’an

D. Tripitaka

MUDAH

3. Semboyan bangsa Indonesia adalah ....

A. Garuda Pancasila

B. Bhinneka Tunggal Ika

C. Merdeka

D. Pancasila

SEDANG

4. Tempat ibadah umat Hindu adalah ....

A. Masjid

B. Gereja

C. Pura

D. Klenteng

SEDANG

5. Hari besar umat Buddha adalah ....

A. Idulfitri

B. Natal

C. Nyepi

D. Waisak

SEDANG

6. Tempat ibadah umat Konghucu adalah ....

A. Wihara

B. Klenteng

C. Pura

D. Masjid

SEDANG

7. Sila Pancasila yang berkaitan dengan agama adalah sila ke- ....

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

SUKAR

8. Jika temanmu sedang beribadah sesuai agamanya, sikap yang tepat adalah ....

A. mengganggunya

B. menghormati dan tidak mengganggunya

C. mengejeknya

D. menirukannya untuk bercanda

SUKAR

9. Rani beragama Hindu dan akan merayakan hari raya Nyepi. Sikap yang tepat sebagai teman adalah ....

A. mengucapkan selamat dan menghormatinya

B. mengajaknya bermain saat Nyepi

C. mengejeknya

D. tidak peduli

SUKAR

10. Kitab suci umat Kristen dan Katolik adalah ....

A. Al-Qur’an

B. Alkitab

C. Weda

D. Tripitaka

 ✓ Kunci Jawaban

1. B    2. C    3. B    4. C    5. D    6. B    7. A    8. B    9. A      10. B

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Ar-Rahman, dan Al-‘Adl di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan keberagaman ciptaan Allah dengan tenang.

       Kegiatan mengamati gambar tempat ibadah dengan tenang melatih ketelitian siswa membedakan ciri masing-masing agama.

       Merefleksikan sikap menghormati teman yang berbeda agama melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Keberagaman agama dikaitkan dengan tempat ibadah dan hari besar yang ada di lingkungan sekitar siswa.

       Siswa menceritakan pengalaman beribadah bersama keluarga sesuai agama yang dianutnya.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Permainan mencocokkan kartu tempat ibadah, agama, dan kitab suci membuat siswa lebih mudah dan senang mengenal keberagaman.

       Kegiatan bercerita bergiliran membuat siswa antusias mengenal teman-temannya tanpa merasa canggung.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar mengenal agama dan kepercayaan yang kita anut beserta keberagaman agama yang ada di Indonesia. Seperti Allah Ar-Rahman yang menyayangi semua makhluk-Nya dan Allah Al-‘Adl yang mengajarkan sikap adil, mari kita saling menghormati dan menyayangi teman yang berbeda agama, sesuai dengan sila pertama Pancasila “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 

Materi Ajar Senin, 21 September 2026

MATERI AJAR  IDENTITAS Nama Guru                           : Sabiah, S.Pd. Mapel                                     : Bahasa Indonesia Hari...