Rabu, 09 September 2026

Materi Ajar Rabu, 09 September 2026

 

📅 Rabu, 09 September 2026🏫 Kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

PEMBELAJARAN HARIAN SD KELAS 1

Kurikulum Merdeka • SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Pendidikan Pancasila 

📋 IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru:Sabiah, S.Pd.
Hari / Tanggal:Rabu / 09 September 2026
Satuan Pendidikan:SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Fase / Kelas:A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq
Mata Pelajaran:Pendidikan Pancasila
Materi:Agama dan Kepercayaanku
Pertemuan ke:11
👋Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh (ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ)

Pagi anak shalih dan shalihah hari ini kita akan kembali belajar bersama. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silakan persiapkan diri untuk salat duha dan murojaah terlebih dahulu ya.

💡 Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul, yaitu tentang bahasa di rumahku
🌟 Penyampaian Kebesaran Allah:
Anak-anakku yang hebat, mari kita renungkan kebesaran Allah SWT dalam keseharian kita:
  • Allah Maha Khaliq (Pencipta): Allah yang menciptakan alam semesta, diri kita, serta keragaman agama dan suku bangsa di Indonesia dengan sangat sempurna.
  • Allah Maha Malik (Memelihara): Allah yang mengatur dan memelihara kedamaian serta kerukunan hidup antarumat beragama di lingkungan kita.
  • Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki): Allah yang melimpahkan rezeki berupa kesehatan, kesempatan belajar, dan teman-teman yang baik.
Mari kita syukuri nikmat tersebut dengan rajin beribadah, menghormati teman yang berbeda agama, serta belajar dengan penuh semangat!
🎯CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Pendidikan Pancasila

Peserta didik mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila; mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan sekitar.

Sumber: Fase A · SK BSKAP Nomor 046/H/KR/2025

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Pendidikan Pancasila
  1. Peserta didik dapat menyebutkan agama dan kepercayaan yang dianutnya serta teman-temannya di lingkungan sekitar dengan penuh toleransi.
  2. Peserta didik dapat menunjukkan sikap saling menghormati dalam keragaman agama dan kepercayaan sesuai nilai-nilai Pancasila.
🗺️ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Pendidikan Pancasila

Mengenal identitas diri dan teman → Mengidentifikasi keberagaman agama dan kepercayaan di lingkungan sekolah → Memahami pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama → Mempraktikkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari ✓

🧩STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN
📌 Metode Pembelajaran
Saintifik, Discovery Learning, Tanya Jawab, Penugasan, Observasi, Studi Pustaka
🛠️ Alat Peraga
PPT/Modul Interaktif, Media Gambar Keberagaman Agama, Lingkungan Sekitar Sekolah

📚 PENJABARAN MATERI: PENDIDIKAN PANCASILA - AGAMA DAN KEPERCAYAANKU

1. 🎬 Video Pembelajaran

Silakan simak video pembelajaran interaktif berikut sebelum mengerjakan latihan soal:

https://youtu.be/zlTgrNLTiuU?si=-g1assioB3EtJcwy
2. 📖 Rangkuman Materi & Teks Bacaan

Mengenal Keragaman Agama dan Kepercayaan di Indonesia
Negara kita, Indonesia, adalah negara yang kaya akan keragaman. Salah satu keragaman tersebut adalah agama dan kepercayaan. Sebagai warga negara yang baik, kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan agama.

"Teks Bacaan Singkat:
Di sekolah, Siti memiliki banyak teman. Ada Edo yang beragama Kristen, Dayu yang beragama Hindu, Lani yang beragama Buddha, dan Ahmad yang beragama Islam. Meskipun berbeda agama, mereka tetap bermain bersama dengan rukun. Mereka saling tolong-menolong tanpa membeda-bedakan keyakinan. Itulah wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari."

Di Indonesia, terdapat 6 agama resmi yang diakui oleh negara, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Setiap agama memiliki tempat ibadah dan hari besar yang berbeda-beda. Sikap saling menghargai antarteman yang berbeda agama akan menciptakan kedamaian, persatuan, dan keharmonisan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

3. ✍️ Asesmen Formatif (Pilihan Ganda)
Soal 1 (Literasi):
Perhatikan teks berikut: Siti dan teman-teman berbeda agama, tetapi mereka tetap bermain bola bersama di halaman sekolah. Sikap Siti dan teman-teman mencerminkan...
A. Permusuhan
B. Kerukunan dan persatuan
C. Kesombongan
Soal 2 (Numerasi/Penghitungan Sederhana):
Di kelas 1 terdapat 4 orang anak beragama Islam dan 2 orang anak beragama Kristen yang gemar berolahraga bersama. Berapa jumlah seluruh anak dalam kelompok olahraga tersebut?
A. 5 anak
B. 6 anak
C. 7 anak
Soal 3:
Temanmu yang beragama berbeda sedang merayakan hari besar keagamaannya. Sikap yang sebaiknya kamu tunjukkan adalah...
A. Mengejek dan mengganggu
B. Mengucapkan selamat dengan santun dan tetap menghormati
C. Menjauhinya
Soal 4:
Tempat beribadah umat Islam yang biasa digunakan untuk salat berjemaah dinamakan...
A. Masjid
B. Gereja
C. Pura
Soal 5:
Berapa jumlah agama resmi yang diakui di Indonesia?
A. 4 agama
B. 5 agama
C. 6 agama
4. 🔑 Kunci Jawaban & Penjelasan (Buka setelah pembelajaran selesai)
  1. Jawaban: B (Kerukunan dan persatuan)
    Penjelasan: Bermain bersama meskipun berbeda agama menunjukkan wujud kerukunan dan persatuan bangsa.
  2. Jawaban: B (6 anak)
    Penjelasan: 4 anak Islam + 2 anak Kristen = 6 anak keseluruhan.
  3. Jawaban: B (Mengucapkan selamat dengan santun dan tetap menghormati)
    Penjelasan: Sikap toleransi diwujudkan dengan menghargai hari besar keagamaan orang lain.
  4. Jawaban: A (Masjid)
    Penjelasan: Masjid adalah tempat ibadah utama bagi umat Islam.
  5. Jawaban: C (6 agama)
    Penjelasan: 6 agama resmi di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini. Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!

📊 TABEL REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU
1. Kendala Pembelajaran
2. Tindak Lanjut
3. Siswa yang Sudah Paham
4. Siswa yang Belum Paham
Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Klik emoji di bawah ya!
Tuliskan Pendapat / Refleksimu tentang Materi Hari Ini:

💪 Terus semangat belajar!🌟 Pantang menyerah meraih cita-cita!📚 Jangan lupa review materi hari ini!

Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!

See You! 👋

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 08 September 2026

Materi Ajar 08 September 2026

 

📅 Selasa, 08 September 2026🏫 FASE A - KELAS 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

MODUL PEMBELAJARAN HARIAN SD

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Matematika
📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN (Klik untuk buka/tutup)
Nama Guru: Sabiah, S.Pd
Hari / Tanggal: Selasa, 08 September 2026
Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Fase / Kelas: A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq
Mata Pelajaran: Matematika
Materi Utama: Mengenal Simbol Penjumlahan dan Pengertian Menjumlahkan Melalui Cerita
Pertemuan Ke-: 13
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pagi anak shalih dan shalihah! 👋

Hari ini kita akan kembali belajar bersama. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silakan persiapkan diri untuk salat duha dan murojaah terlebih dahulu ya.

🕌 Pengingat Harian:

Mari persiapkan diri melaksanakan Salat Duha dan Murojaah Al-Qur'an terlebih dahulu agar pembelajaran hari ini mendapat keberkahan dari Allah SWT.

💡 Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul yaitu tentang "Membandingkan banyak benda"

✨ Renungan Kebesaran Allah (Tafakur):
Anak-anak yang shalih dan shalihah, Allah adalah Al-Khaliq (Maha Pencipta) yang menciptakan benda-benda beraneka ragam di sekitar kita. Allah juga Al-Malik (Maha Memelihara) yang melimpahkan keteraturan dalam hitungan alam semesta, serta Al-Razaq (Maha Memberi Rezeki) yang terus menambahkan nikmat-Nya kepada kita. Hari ini kita belajar menjumlahkan benda sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang Allah tambahkan dalam hidup kita.

🎯 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Kompetensi Utama Fase A Kurikulum Merdeka

MATEMATIKA

Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20, serta memahami makna simbol penjumlahan (+) dan sama dengan (=) dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.

Sumber: Fase A · SK BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 (portal resmi guru.kemendikdasmen.go.id)

✅ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Target Pembelajaran Hari Ini

MATEMATIKA
  • Peserta didik dapat mengenal dan memahami konsep dasar penjumlahan serta mengidentifikasi simbol plus (+) dan sama dengan (=) melalui cerita konseptual dan konteks kehidupan sehari-hari dengan benar.

🗺️ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Langkah Tahapan Pembelajaran

MATEMATIKA

Membilang Banyak Benda ➔ Membandingkan Banyak Benda ➔ Mengenal Simbol Penjumlahan & Pengertian Menjumlahkan Melalui Cerita ✓

🧩 STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Aktivitas Kelas

📋 Metode Pembelajaran

  • Saintifik
  • Discovery Learning
  • Tanya Jawab
  • Penugasan
  • Observasi & Studi Pustaka

🖼️ Alat Peraga & Media

  • PPT / Modul Digital
  • Media Gambar Konkret
  • Benda di Lingkungan Sekitar

📺 1. Video Pembelajaran Interaktif

Yuk, simak video pembelajaran Matematika tentang Penjumlahan berikut ini:

📖 2. Rangkuman Materi Pembelajaran

📘 Cerita Matematika: "Petik Buah di Kebun Kakek"

Ahmad dan Fatimah berkunjung ke rumah Kakek. Di halaman, Ahmad memetik 3 buah apel manis. Tak lama kemudian, Fatimah memetik lagi 2 buah apel dari pohon. Mereka mengumpulkan semua buah apel ke dalam satu keranjang yang sama.

Ketika digabungkan, jumlah seluruh apel di keranjang menjadi bertambah banyak, yaitu ada 5 buah apel.

Memahami Pengertian & Simbol Penjumlahan

Menjumlahkan artinya menggabungkan dua atau lebih sekelompok benda sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak.

  • Simbol Plus (+) digunakan untuk menandai kegiatan menjumlahkan atau menggabungkan benda.
  • Simbol Sama Dengan (=) digunakan untuk menunjukkan hasil akhir dari penggabungan benda tersebut.
  • Bentuk Kalimat Matematika: 3 + 2 = 5 (Dibaca: Tiga ditambah dua sama dengan lima).

📝 3. Latihan Soal Harian (Asesmen Formatif)

Pilihlah satu jawaban a, b, atau c yang paling tepat!

  1. Berdasarkan cerita "Petik Buah di Kebun Kakek", Ahmad memetik 3 apel dan Fatimah memetik 2 apel. Jumlah seluruh apel yang digabungkan adalah ...
    a. 4 apel
    b. 5 apel
    c. 6 apel
  2. Simbol yang digunakan untuk menandai operasi penjumlahan atau menggabungkan kelompok benda adalah ...
    a. +
    b. =
    c. -
  3. Ibu membeli 4 kue cokelat, lalu Ayah membawakan lagi 3 kue cokelat. Kalimat matematika penjumlahan yang tepat adalah ...
    a. 4 + 3 = 7
    b. 4 + 2 = 6
    c. 4 - 3 = 1
  4. Siti memiliki 2 pensil warna. Ia mendapat hadiah 4 pensil warna dari Kakak. Berapa jumlah pensil warna Siti sekarang? (Numerasi)
    a. 5 pensil
    b. 6 pensil
    c. 7 pensil
  5. Apabila benda di kelompok pertama digabungkan dengan benda di kelompok kedua, maka jumlah seluruh benda akan menjadi ...
    a. Lebih sedikit
    b. Berkurang
    c. Lebih banyak
ℹ️ Kunci jawaban dan penjelasan lengkap asesmen formatif ini akan ditampilkan setelah sesi pembelajaran kelas hari ini selesai.

Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!

📌 Kesimpulan Pembelajaran:

Hari ini kita telah belajar bahwa menjumlahkan artinya menggabungkan dua atau lebih kelompok benda sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak, serta mengenal penggunaan simbol plus (+) dan sama dengan (=) melalui cerita kehidupan sehari-hari.

📋 Tabel Refleksi Pembelajaran Guru:

Komponen RefleksiCatatan Guru
1. Kendala Pembelajaran
2. Tindak Lanjut
3. Siswa yang sudah paham
4. Siswa yang belum paham

Bagaimana Perasaanmu Setelah Belajar Hari Ini?

✍️ Kolom Refleksi Siswa

Tuliskan pendapat atau hal menarik yang kamu pelajari hari ini:

💪

Terus semangat belajar!

🌟

Pantang menyerah meraih cita-cita!

📚

Jangan lupa review materi hari ini!

Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!

See You! 👋

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Senin, 07 September 2026

Materi Ajar Senin, 07 September 2026

 

📅 Senin, 07 September 2026🏫 FASE A - KELAS 1 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

MODUL PEMBELAJARAN HARIAN SD

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Bahasa Indonesia
📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN (Klik untuk buka/tutup)
Nama Guru: Sabiah, S.Pd
Hari / Tanggal: Senin, 07 September 2026
Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Fase / Kelas: A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi Utama: Bermain Aman dan Tidak Aman
Pertemuan Ke-: 12
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pagi anak shalih dan shalihah! 👋

Hari ini kita akan kembali belajar bersama. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silakan persiapkan diri untuk salat duha dan murojaah terlebih dahulu ya.

🕌 Pengingat Harian:

Mari persiapkan diri melaksanakan Salat Duha dan Murojaah Al-Qur'an terlebih dahulu agar pembelajaran hari ini mendapat keberkahan dari Allah SWT.

💡 Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul yaitu tentang "Aku bermain bersama teman" dan mengenal panca indra!

✨ Renungan Kebesaran Allah (Tafakur):
Anak-anak yang shalih dan shalihah, Allah adalah Al-Khaliq (Maha Pencipta) yang menciptakan tubuh dan panca indra kita secara sempurna. Allah juga Al-Malik (Maha Memelihara) yang senantiasa menjaga keselamatan kita saat bermain jika kita mematuhi aturan bermain yang aman, serta Al-Razaq (Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan rezeki kesehatan, teman-teman yang baik, dan kesempatan bermain dengan gembira.

🎯 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Kompetensi Utama Fase A Kurikulum Merdeka

BAHASA INDONESIA

Peserta didik mampu merespons, memahami, dan menyampaikan gagasan dari teks informatif serta narasi sederhana tentang aturan kegiatan bermain yang aman dan tidak aman secara lisan maupun tulis.

Sumber: Fase A · SK BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 (portal resmi guru.kemendikdasmen.go.id)

✅ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Target Pembelajaran Hari Ini

BAHASA INDONESIA
  • Peserta didik dapat mengidentifikasi tempat dan cara bermain yang aman serta tidak aman secara tepat melalui teks bacaan dan pengamatan gambar.

🗺️ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Langkah Tahapan Pembelajaran

BAHASA INDONESIA

Mengenal Panca Indra ➔ Memahami Aturan Bermain Bersama ➔ Membedakan Bermain Aman & Tidak Aman ✓

🧩 STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Aktivitas Kelas

📋 Metode Pembelajaran

  • Saintifik
  • Discovery Learning
  • Tanya Jawab
  • Penugasan
  • Observasi & Studi Pustaka

🖼️ Alat Peraga & Media

  • PPT / Modul Digital
  • Media Gambar & Kartu Situasi
  • Lingkungan Sekitar Sekolah

📺 1. Video Pembelajaran Interaktif

Yuk, simak video pembelajaran Bahasa Indonesia berikut ini:

📖 2. Rangkuman Materi Pembelajaran

📘 Teks Bacaan: "Bermain Sore Hari bersama Budi dan Siti"

Sore hari, Budi dan Siti bermain di taman sekolah. Di sana ada lapangan rumput yang luas. Budi membawa 3 bola sepak dan Siti membawa 2 tali lompat. Mereka selalu mematuhi aturan bermain.

Budi tidak memanjat pagar yang tinggi dan Siti tidak bermain di dekat jalan raya yang ramai kendaraan. Mereka memilih tempat yang aman agar tidak terluka dan bisa bermain dengan ceria.

Membedakan Bermain Aman dan Tidak Aman

Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan, tetapi kita harus selalu memperhatikan keselamatan diri dan teman.

  • Contoh Bermain Aman: Bermain ayunan dengan tertib di taman bermain, bermain bola di lapangan rumput, bermain petak umpet di dalam halaman rumah.
  • Contoh Bermain Tidak Aman: Memanjat pohon atau pagar yang sangat tinggi, bermain layang-layang di pinggir jalan raya, mendorong teman saat mengantri perosotan.

📝 3. Latihan Soal Harian (Asesmen Formatif)

Pilihlah satu jawaban a, b, atau c yang paling tepat!

  1. Berdasarkan teks bacaan di atas, di manakah Budi dan Siti bermain dengan aman?
    a. Di pinggir jalan raya
    b. Di taman sekolah
    c. Di atas pagar
  2. Perbuatan saat bermain yang dapat membahayakan diri sendiri dan teman adalah ...
    a. Saling bergiliran naik ayunan
    b. Memanjat pagar sekolah yang tinggi
    c. Merapikan mainan setelah selesai
  3. Budi membawa 3 bola sepak dan Siti membawa 2 tali lompat ke lapangan. Berapakah jumlah seluruh mainan yang mereka bawa? (Numerasi)
    a. 4 mainan
    b. 5 mainan
    c. 6 mainan
  4. Mengapa kita tidak boleh bermain layang-layang di tepi jalan raya yang ramai?
    a. Karena tempatnya sangat luas
    b. Karena berbahaya tertabrak kendaraan
    c. Karena jalan raya tempat khusus bermain
  5. Sikap shalih yang benar ketika melihat teman terjatuh saat bermain adalah ...
    a. Tertawa gembira
    b. Segera menolong dan menghibur
    c. Meninggalkan teman sendirian
ℹ️ Kunci jawaban dan penjelasan lengkap asesmen formatif ini akan ditampilkan setelah sesi pembelajaran kelas hari ini selesai.

Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!

📌 Kesimpulan Pembelajaran:

Hari ini kita telah belajar pentingnya membedakan lingkungan dan cara bermain yang aman (seperti di lapangan rumput) serta menghindari aktivitas tidak aman (seperti di jalan raya atau memanjat tempat tinggi) demi menjaga keselamatan diri dan teman.

📋 Tabel Refleksi Pembelajaran Guru:

Komponen RefleksiCatatan Guru
1. Kendala Pembelajaran
2. Tindak Lanjut
3. Siswa yang sudah paham
4. Siswa yang belum paham

Bagaimana Perasaanmu Setelah Belajar Hari Ini?

✍️ Kolom Refleksi Siswa

Tuliskan pendapat atau hal menarik yang kamu pelajari hari ini:

💪

Terus semangat belajar!

🌟

Pantang menyerah meraih cita-cita!

📚

Jangan lupa review materi hari ini!

Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!

See You! 👋

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Materi Ajar Senin, 07 September 2026

 

📅 Senin, 07 September 2026🏫 FASE A - KELAS 1

MODUL PEMBELAJARAN HARIAN SD

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Matematika
📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN (Klik untuk buka/tutup)
Nama Guru: Sabiah, S.Pd
Hari / Tanggal: Senin, 07 September 2026
Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Fase / Kelas: A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq
Mata Pelajaran: Matematika
Materi Utama: Mengenal Simbol Penjumlahan dan Pengertian Menjumlahkan Melalui Cerita
Pertemuan Ke-: 12
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pagi anak shalih dan shalihah! 👋

Hari ini kita akan kembali belajar bersama. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silakan persiapkan diri untuk salat duha dan murojaah terlebih dahulu ya.

🕌 Pengingat Harian:

Mari persiapkan diri melaksanakan Salat Duha dan Murojaah Al-Qur'an terlebih dahulu agar pembelajaran hari ini mendapat keberkahan dari Allah SWT.

💡 Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul yaitu tentang "Membandingkan banyak benda"!

✨ Renungan Kebesaran Allah (Tafakur):
Anak-anak yang shalih dan shalihah, Allah adalah Al-Khaliq (Maha Pencipta) yang menciptakan benda-benda beraneka ragam di sekitar kita. Allah juga Al-Malik (Maha Memelihara) yang melimpahkan keteraturan dalam hitungan alam semesta, serta Al-Razaq (Maha Memberi Rezeki) yang terus menambahkan nikmat-Nya kepada kita. Hari ini kita belajar menjumlahkan benda sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang Allah tambahkan dalam hidup kita.

🎯 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Kompetensi Utama Fase A Kurikulum Merdeka

MATEMATIKA

Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20, serta memahami makna simbol penjumlahan (+) dan sama dengan (=) dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.

Sumber: Fase A · SK BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 (portal resmi guru.kemendikdasmen.go.id)

✅ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Target Pembelajaran Hari Ini

MATEMATIKA
  • Peserta didik dapat mengenal dan memahami konsep dasar penjumlahan serta mengidentifikasi simbol plus (+) dan sama dengan (=) melalui cerita konseptual dan konteks kehidupan sehari-hari dengan benar.

🗺️ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Langkah Tahapan Pembelajaran

MATEMATIKA

Membilang Banyak Benda ➔ Membandingkan Banyak Benda ➔ Mengenal Simbol Penjumlahan & Pengertian Menjumlahkan Melalui Cerita ✓

🧩 STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Aktivitas Kelas

📋 Metode Pembelajaran

  • Saintifik
  • Discovery Learning
  • Tanya Jawab
  • Penugasan
  • Observasi & Studi Pustaka

🖼️ Alat Peraga & Media

  • PPT / Modul Digital
  • Media Gambar Konkret
  • Benda di Lingkungan Sekitar

📺 1. Video Pembelajaran Interaktif

Yuk, simak video pembelajaran Matematika tentang Penjumlahan berikut ini:

📖 2. Rangkuman Materi Pembelajaran

📘 Cerita Matematika: "Petik Buah di Kebun Kakek"

Ahmad dan Fatimah berkunjung ke rumah Kakek. Di halaman, Ahmad memetik 3 buah apel manis. Tak lama kemudian, Fatimah memetik lagi 2 buah apel dari pohon. Mereka mengumpulkan semua buah apel ke dalam satu keranjang yang sama.

Ketika digabungkan, jumlah seluruh apel di keranjang menjadi bertambah banyak, yaitu ada 5 buah apel.

Memahami Pengertian & Simbol Penjumlahan

Menjumlahkan artinya menggabungkan dua atau lebih sekelompok benda sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak.

  • Simbol Plus (+) digunakan untuk menandai kegiatan menjumlahkan atau menggabungkan benda.
  • Simbol Sama Dengan (=) digunakan untuk menunjukkan hasil akhir dari penggabungan benda tersebut.
  • Bentuk Kalimat Matematika: 3 + 2 = 5 (Dibaca: Tiga ditambah dua sama dengan lima).

📝 3. Latihan Soal Harian (Asesmen Formatif)

Pilihlah satu jawaban a, b, atau c yang paling tepat!

  1. Berdasarkan cerita "Petik Buah di Kebun Kakek", Ahmad memetik 3 apel dan Fatimah memetik 2 apel. Jumlah seluruh apel yang digabungkan adalah ...
    a. 4 apel
    b. 5 apel
    c. 6 apel
  2. Simbol yang digunakan untuk menandai operasi penjumlahan atau menggabungkan kelompok benda adalah ...
    a. +
    b. =
    c. -
  3. Ibu membeli 4 kue cokelat, lalu Ayah membawakan lagi 3 kue cokelat. Kalimat matematika penjumlahan yang tepat adalah ...
    a. 4 + 3 = 7
    b. 4 + 2 = 6
    c. 4 - 3 = 1
  4. Siti memiliki 2 pensil warna. Ia mendapat hadiah 4 pensil warna dari Kakak. Berapa jumlah pensil warna Siti sekarang? (Numerasi)
    a. 5 pensil
    b. 6 pensil
    c. 7 pensil
  5. Apabila benda di kelompok pertama digabungkan dengan benda di kelompok kedua, maka jumlah seluruh benda akan menjadi ...
    a. Lebih sedikit
    b. Berkurang
    c. Lebih banyak
ℹ️ Kunci jawaban dan penjelasan lengkap asesmen formatif ini akan ditampilkan setelah sesi pembelajaran kelas hari ini selesai.

Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!

📌 Kesimpulan Pembelajaran:

Hari ini kita telah belajar bahwa menjumlahkan artinya menggabungkan dua atau lebih kelompok benda sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak, serta mengenal penggunaan simbol plus (+) dan sama dengan (=) melalui cerita kehidupan sehari-hari.

📋 Tabel Refleksi Pembelajaran Guru:

Komponen RefleksiCatatan Guru
1. Kendala Pembelajaran
2. Tindak Lanjut
3. Siswa yang sudah paham
4. Siswa yang belum paham

Bagaimana Perasaanmu Setelah Belajar Hari Ini?

✍️ Kolom Refleksi Siswa

Tuliskan pendapat atau hal menarik yang kamu pelajari hari ini:

💪

Terus semangat belajar!

🌟

Pantang menyerah meraih cita-cita!

📚

Jangan lupa review materi hari ini!

Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!

See You! 👋

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Materi Ajar Rabu, 09 September 2026

  📅 Rabu, 09 September 2026 🏫 Kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq PEMBELAJARAN HARIAN SD KELAS 1 Kurikulum Merdeka • SD Al Azhar 1 Bandar Lampun...